PERCOBAAN 4
MEMBUAT KALKULATOR
1. Tujuan : Agar Bamasis mampu membuat aplikasi sederhana kalkulator.
2. Alat dan bahan.
a. Laptop/PC.
b. Aplikasi Delphi.
c. Tool Edit.
d. Button.
e. Label.
f. Shape.
g. Uses Math.
h. Strtoint.
i. Floattostr.
3. Landasan teori.
a. Flowchart Decision atau Flowchart Keputusan adalah simbol yang digunakan dalam flowchart untuk menunjukkan titik keputusan dalam alur kerja atau proses. Simbol ini biasanya berbentuk belah ketupat dan digunakan untuk menggambarkan perbandingan atau penyeleksian data yang memberikan pilihan untuk langkah selanjutnya dalam proses.
Fungsi Simbol Decision
· Menunjukkan Kondisi: Simbol Decision digunakan untuk menunjukkan kondisi tertentu yang akan menghasilkan dua kemungkinan jawaban, yaitu "ya" dan "tidak" atau "benar" dan "salah" dalam konteks tertentu.
· Menggambarkan Pilihan: Simbol ini menggambarkan pilihan yang harus diambil berdasarkan hasil evaluasi atau perbandingan. Pilihan ini kemudian akan mempengaruhi arah aliran proses selanjutnya.
· Menghubungkan Langkah: Simbol Decision digunakan untuk menghubungkan antara langkah-langkah yang berbeda dalam flowchart, sehingga memudahkan dalam memahami bagaimana proses akan berlanjut berdasarkan hasil keputusan
b. Pada Delphi, Edit adalah komponen yang digunakan untuk memasukkan dan menampilkan teks. Fungsi komponen edit:
· Memasukkan Data: Komponen Edit digunakan untuk memasukkan data teks yang akan diproses oleh aplikasi. Data ini dapat berupa nama, alamat, tanggal lahir, dan lain-lain, tergantung pada kebutuhan aplikasi.
· Mengatur Properti: Properti Edit dapat diatur untuk menentukan ukuran, jenis font, warna font, dan gaya font. Misalnya, Anda dapat mengatur ukuran font menjadi 14, jenis font menjadi Calibri, dan warna font menjadi clWindowText.
· Menghubungkan dengan Event: Komponen Edit dapat dihubungkan dengan event tertentu, seperti ketika tombol Enter ditekan atau ketika fokus keluar dari komponen tersebut. Contoh penggunaan event OnExit untuk menangkap penekanan tombol Enter dan melakukan aksi tertentu.
c. ShellExecute pada Delphi adalah sebuah fungsi Windows API yang digunakan untuk melakukan berbagai operasi terkait manipulasi file atau interaksi sistem dengan meluncurkan atau menjalankan file atau operasi yang terkait dengan aksi default untuk file atau aplikasi yang ditentukan. Fungsi ShellExecute ini memungkinkan pengguna untuk membuka file, folder, dan URL, serta melakukan berbagai aksi yang terkait dengan file, seperti membuka, mengedit, mencetak, dan menjelajahi (membuka folder untuk melihat isiannya), di antara lainnya.
d. StrtoInt. StrToInt adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengonversi sebuah string yang berisi representasi angka menjadi tipe data integer. Fungsi ini akan mengambil string sebagai input dan mengembalikan nilai integer yang sesuai dengan angka yang direpresentasikan oleh string tersebut. Perlu diingat bahwa jika string yang diberikan kepada StrToInt tidak valid sebagai representasi angka, seperti jika string berisi karakter non-angka, maka fungsi ini akan menghasilkan error.
e. InttoStr. IntToStr adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengonversi nilai tipe data integer ke dalam bentuk string. Fungsi ini akan mengambil nilai integer sebagai input dan mengembalikan string yang merepresentasikan nilai integer tersebut. Dalam Delphi, IntToStr adalah alat yang berguna untuk mengonversi nilai integer ke dalam bentuk string.
f. StrtoFloat. Dalam Delphi, StrToFloat adalah fungsi yang digunakan untuk mengonversi sebuah string yang berisi representasi angka floating-point menjadi tipe data floating-point, seperti Single atau Double. Jika string yang diberikan kepada StrToFloat tidak valid sebagai representasi angka floating-point, maka fungsi ini akan menghasilkan error.
g. InttoFloat. IntToFloat adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengonversi nilai tipe data integer ke dalam bentuk Float. Fungsi ini akan mengambil nilai integer sebagai input dan mengembalikan Float yang merepresentasikan nilai tersebut.
4. Langkah-langkah percobaan.
a. Buat flowchart Program.

b. Coding yang digunakan pada percobaan kali ini.
1) Coding tampilan awal.
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls, Math, jpeg, ExtCtrls;
type
TForm1 = class(TForm)
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
Edit1: TEdit;
Edit2: TEdit;
Label4: TLabel;
Edit3: TEdit;
Button1: TButton;
Button2: TButton;
Button3: TButton;
Button4: TButton;
Button5: TButton;
Button6: TButton;
Button7: TButton;
Button8: TButton;
Shape1: TShape;
Image1: TImage;
Label5: TLabel;
Button9: TButton;
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure Button3Click(Sender: TObject);
procedure Button4Click(Sender: TObject);
procedure Button5Click(Sender: TObject);
procedure Button6Click(Sender: TObject);
procedure Button7Click(Sender: TObject);
procedure Button8Click(Sender: TObject);
procedure Button9Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
A,B, hasil : real;
implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
B:= StrToFloat(Edit2.Text);
hasil:= A+B;
Edit3.Text:= FloatToStr(A+B);
end;
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
B:= StrToFloat(Edit2.Text);
hasil:= A-B;
Edit3.Text:= FloatToStr(hasil);
end;
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
B:= StrToFloat(Edit2.Text);
hasil:= A*B;
Edit3.Text:= FloatToStr(hasil);
end;
procedure TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
B:= StrToFloat(Edit2.Text);
hasil:= A/B;
Edit3.Text:= FloatToStr(hasil);
end;
procedure TForm1.Button5Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
B:= StrToFloat(Edit2.Text);
hasil:= Power(A,B);
Edit3.Text:= FloatToStr(hasil);
end;
procedure TForm1.Button6Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
Edit3.Text:= FloatToStr(sin (pi*A/180));
end;
procedure TForm1.Button7Click(Sender: TObject);
begin
A:= StrToFloat(Edit1.Text);
Edit3.Text:= FloatToStr (round(cos (pi*A/180)*100)/100);
end;
procedure TForm1.Button8Click(Sender: TObject);
begin
Form1.Close;
end;
procedure TForm1.Button9Click(Sender: TObject);
begin
Edit1.Clear;
Edit2.Clear;
Edit3.Clear;
end;
end.
5. Hasil dan pembahasan.
a. Program yang sudah dibuat/Run
b. Aplikasi penampil username dan password merupakan aplikasi yang dibuat untuk menampilkan tampilan untuk memasukkan username dan password untuk memulai suatu aplikasi. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Delphi. Aplikasi penampil ini terdiri dari beberapa komponen, yaitu label, tool edit, shape, dan button.
Setelah komponen-komponen tersebut disusun dan ditata, masukkan coding yang telah dibuat. Pada percobaan kali ini, username yang dibuat adalah “EGI” dan password yang dibuat adalah 202308025-E. Apabila diinput dengan username dan password yang benar maka ketika diklik button “LOGIN” akan muncul pop up tampilan aplikasi penampil biodata seperti pada Percbaan 1, namun apabila username dan password diisi selain username dan password yang ditetapkan, maka akan muncul pop up “BUKAN BAMASIS KOM 8”.
Setelah berhasil terdapat button “CLEAR” yang berguna untuk menghapus username dan password serta menghilangkan pop up label “BETUL BAMASIS KOM 8” atau “BUKAN BAMASIS KOM 8”.
Pada percobaan kali ini, percobaan yang sudah dilakukan dikombinasikan dengan memunculkan aplikasi kalkulator yang mana ketika kita berhasil login dengan menggunakan username dan pssword, maka yang akan muncul adalah pop up window kalkulator. Proses ini menggunakan shellexecute yang sudah dipraktikan pada percobaan 3. Setelah muncul kalkulator, masukan angka 1 dan 2 dan lakukan operasi hitung yang diinginkan.
6. Kesimpulan
Aplikasi penampil animasi ini dapat dibuat dengan aplikasi Delphi untuk membantu pengguna meningkatkan keamanan sebelum memulai/masuk ke dalam suatu aplikasi.
7. Daftar Pustaka
https://fajrulhafizh.wordpress.com/2022/06/30/membuat-kalkulator-sederhana-menggunakan-delphi/


